Penjualan Honda Meningkat 35 Persen

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sepanjang Juli 2009 ini, penjualan Honda di tanah air mengalami peningkatan sebesar 35 persen.

Menurut Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM), selaku Agen Tunggal Pemegang Merek Honda di Indonesia, peningkatan penjualan sebesar itu didongkrak oleh penjualan varian Multi Purpose Vehicle (MPV) terbaru Honda, yaitu Honda Freed. "Sebanyak 1.520 unit Honda Freed terjual di Indonesia, satu bulan setelah diluncurkan," papar Jonfis, dalam siaran pers PT HPM yang diterima Tempo, Selasa (04/08). MPV tujuh penumpang itu, diluncurkan pada akhir Juni lalu.

Dengan angka penjualan Honda Freed sebesar itu, menjadikan total penjualan Honda meningkat menjadi 3.546 unit dari 2.630 pada bulan sebelumnya.

Jonfis menambahkan, dengan peningkatan penjualan sebesar 35 persen sepanjang bulan Juli tersebut,total penjualan semua line up Honda yang berhasil dibukukan PT HPM sepanang Januari hingga Juli 2009 menjadi 18.800 unit. Diantara merek yang memberikan sumbangan besar terhadap penjualan HPM selain Honda Freed adalah, All New Honda Jazz, Honda CRV, New Honda City, serta New Honda Civic.

Sementara ihwal tingginya minat masyarakat terhadap Honda Freed, Jonfis menyebutkan,hal itu tidak terlepas dari kejelian Honda dalam memberikan jawaban atas kebutuhan dan keinginan konsumen.

"Dengan desain, fitur, serta teknologi yang menyajikan alternatif baru bagi konsumen mobil keluarga Indonesia Honda terbukti diterima dengan baik oleh konsumen. Kami berharap penjualan ini terus meningkat pada bulan-bulan mendatang," tandas dia.

Wuuiiih, Camaro Bakal Dipajang di Sency


TEMPO Interaktif, Jakarta - Pengen lihat seperti apa tampang Chevrolet Camaro dari dekat? Ingat-ingat, mulai besok PT GM AutoWold Indonesia (GMAI), pemegang merek Chevrolet di Indonesia, akan menampilkan Camaro di Senayan City selama satu minggu.

Camaro 2010 merupakan satu dari tiga model Camaro selain Camaro SS dan limited edition Camaro Transformer yang memerankan Bumblebee dalam film Transformers II – Revenge of The Fallen.

Sport Coupe Chevrolet ini dinilai sebagai salah satu mobil dengan penampilan dan teknologi abad 21. Secara tampilan mobil dengan rear wheel drive (penggerak roda belakang) ini mengambil konsep generasi pertama yang diproduksi 1967 sampai 1969.

Mobil dua pintu ini punya tampilan yang kekar dan macho. Meski mobil sport namun Camaro bisa menampung empat penumpang dan kapasitas bagasi maksimal 320 liter. Camaro memiliki wheelbase 2,852 mm dan dimensi panjang 4,836 mm, lebar 1,918 mm dan tinggi 1,376 mm.

Di dapur mesin, Camaro diperkuat mesin 3.6 liter direct injection V6 dengan variable valve timing. Mesin ini menghasilkan tenaga 304 hp pada 5,900 rpm serta torsi maksimum yang mencapai 370 Nm pada 5,200 rpm. Wuuiiihhh...

Padahal di Amerika sana, Camaro dibanderol US$ 22,245 sampai US$ 33,430 atau sekitar Rp 221,57 juta sampai Rp 332,96 juta. Tapi apakah GMAI memajang Camaro karena ada niatan untuk menjualnya di Indonesia?

"Belum, ini hanya eksebisi saja. Saat ini belum ada rencana karena banyak yang harus dipersiapkan," kata Debora Amelia Santoso, Marketing dan Public Relations Director GMAI.

Honda Vario Techno dengan Kelebihan Rem Kombinasi





KOMPAS.com — Skutik Vario Techno merupakan andalan terbaru Honda untuk memperkuat line-up Honda bersaing dengan kompetitor utamanya, yaitu Yamaha, yang mengandalkan Mio. Di segmen ini, Mio telah menjadi generik untuk skuter otomatik di Indonesia.

“Kami akui itu. Konsumen kalau mencari skutik Honda menyebutnya, Mio Honda,” cerita Sigit Kumala, Senior General Manager Pemasaran dan Pengembangan Produk dari Astra Honda Motor (AHM) setelah event peluncuran Varia Techno plus dua skutik Honda lain dengan penampilan yang disegarkan, yaitu Vario Absolut Matic dan Beat.

Harga. Penampilan Vario Techno cukup menarik dan lebih dinamis dibandingkan dengan saudara dekatnya, Vario Absolut Matic. Namun, yang masih dikeluhkan wartawan saat peluncuran adalah harganya yang terlampau mahal, Rp 15.500.000.
Sampai muncul pertanyaan, “Kalau begini tak mungkin Honda mengalahkan Yamaha di segmen skutik.”

Kendati demikian, AHM punya alasan sendiri. “Harga tersebut karena adanya tambahan teknologi terbaru pada Vario ini, yaitu combi brake,” ujar Julius Aslan, Direktur Pemasaran AHM, dan kemudian diperkuat oleh Presdirnya, Miki Yamamoto.

Selain penampilan, Vario Techno mengandalkan combi brake, yaitu teknologi yang memudahkan pengendara mengoperasikan rem dengan kinerja yang lebih baik. Hanya dengan menarik tuas rem belakang (kiri) lebih dalam, maka kedua rem pada roda, depan dan belakang, akan beroperasi secara bersamaan. Kendati demikian, skutik ini tetap dilengkapi dengan rem depan yang dioperasikan oleh tuas berada di sisi kanan. Kedua rem bisa diaktifkan secara bersamaan.

Nah, pada skutik Honda lainnya, baik Vario lama yang sekarang menjadi Vario Absolut Matic dan Beat, combi brake tidak ada. Perbedaan harga antara Vario Absolut Matic dengan Techno mencapai Rp 650.000.

Penampilan. Untuk mesin, tidak ada perubahan atau perbedaannya dengan Vario Absolut. Bahkan dimensi pun tidak berbeda jauh (lihat tabel spesifikasi). Namun, yang pasti, dari depan, perubahan yang cukup mencolok adalah tameng atau tudung depan plus lampu besar, penempatan lampu sein dan tameng samping depan.

Seperti sebelumnya, Vario Techno juga menggunakan dua lampu depan. Namun, modelnya berbeda. Lampu Techno lebih sipit. Honda menyebutnya dengan “dual keen-eyes headlight”. Lampu sein berada di atas lampu besar. Di atas lampu besar dibentuk tameng dengan bentuk mirip dengan paruh buruh. Desain tameng samping depan juga berbeda.

Belakang. Lampu belakang menyatu dengan bodi, desain tajam seperti ekor itik untuk memberi kesan sporty. Lampu menggunakan tutup transparan sehingga bola lampu di dalamnya kelihatan.

Panel instrumen atau indikator baru dan dilengkapi dengan indikator lampu sein buat kanan dan kiri. Ukuran lebih besar dan di depan tengah diberi pelindung.

Juga ada tambahan pengaman pada kunci kontak, yaitu magnet otomatik yang disebut juga “auto secure key shutter”. Tutupnya dilengkapi dengan penerangan dari fosfor agar mudah melihatnya di kegelapan.

Spesifikasi Vario Techno vs Absolut

Mesin
Vario
Techno
Vario
Absolut Matic
Tipe

SOHC, 4-langkah, berpendingin cairan (air).

Diameter x langkah
50 x 55 (mm)
Volume silinder
108 cc
Perbandingan kompresi
10,7 : 1
Tenaga maks.

8.99 PS @8.000 rpm

Torsi maks.

0,86 kgf-m @6.500 rpm

Kopling
sentrifugal
Kapasitas tangki
3,6 liter
Dimensi

Panjang x lebar x tinggi (mm)

1.904 x 680 x 1.090

1.897 x 680 x 1.083

Jarak sumbu roda (mm)
1.273
Jarak terendah (mm)
133
132,5
Berat kosong (kg)
101
99,3
Suspensi
Depan
Teleskopik
Belakang

Lengan ayun, peredam kejut tunggal

Rem
Depan
Cakram, hidraulis
Belakang
Teromol
Ban
Depan
80/90-14M/C40P
Belakang
90/90-14MC/C46P

Leaf, Andalan Masa Depan Nissan Menantang Hibrida..!



KOMPAS.com — Nissan Motor Co, produsen mobil nomor tiga terbesar Jepang, Minggu (2 Agustus) lalu memulai era barunya. Perusahaan tersebut meluncurkan andalan masa terbaru untuk menghadapi penetrasi mobil hibrida, yaitu hatchback listrik, yang diberi nama Leaf.Nama tersebut dipilih karena daun adalah pemurni udara di atmosfer. Bagi Nissan, Leaf nantinya akan memurnikan mobil dari polusi atau kendaraan tanpa emisi.

Pengamat menilai, gebrakan Nissan ini merupakan upaya mereka tetap bisa bersaing dengan dua produsen utama Jepang, Toyota, dan Honda. Pasalnya, Toyota dan Honda berhasil memproduksi dan memasarkan mobil hibrida secara massal. Bahkan, Toyota, melalui Prius, sukses memasarkan mobil hibrida di Amerika Serikat dan Jepang. Sementara itu, Nissan tidak punya andalan di segmen hibrida.

Bukan eksklusif
“Kami melihat mobil listrik bukan eksklusif (niche), tetapi produk massal,” ungkap Carlos Ghosn, Presdir sekaligus CEO Nissan Motor Co.

Ia menambahkan, masalah yang dihadapi mobil listrik sekarang ini adalah kapasitas produksinya yang masih kalah dibandingkan dengan kendaraan bermesin bensin. Namun, soal kemampuan, seperti Leaf, sangat bertenaga.

“Sama dengan mobil bermesin bensin yang dilengkapi turbo. Kelebihannya tidak ada gejala turbo lag. Di samping itu, tidak perlu ganti gigi,” lanjutnya. Dalam hal ini, Nissan menggunakan "shift by wire".

Diakuinya, di masa transisi sekarang, mobil hibrida makin populer di beberapa pasar dunia. Kendati demikian, ia menilai, mobil tersebut masih eksklusif. Pasalnya, mobil hibrida baru menguasai 2 persen pasar global.

Tahun depan
Nissan Leaf sendiri baru dijual akhir tahun depan di Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Ghosn sangat bangga dengan andalan masa depan ini. “Leaf adalah sukses besar Nissan. Seluruh karyawan Nissan bangga dengan mobil,” katanya.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Nissan, dimensi Leaf sama dengan Grand Livina. Tepatnya (dalam mm): Panjang 4.445, lebar 1.770, dan tinggi 1.550. Sementara itu, Grand Livina punya panjang 4.420, lebar 1.690, dan tinggi 1.595. Modelnya juga sama, hatchback! Namun, wajah Leaf lebih landai, aerodinamis, untuk meningkatkan efisiensinya.

Jarak tempuh: 160 km
Performa Leaf yang diunggulkan Nissan adalah satu kali isi baterai bisa digunakan untuk jarak 160 km (*US LA4 Mode). Baterai yang digunakan adalah lithium ion khusus dengan ukuran lebih kecil dan dilaminasi.

Berdasarkan survei yang dilakukan Nissan secara ekstensif terhadap konsumen global, mereka puas dengan kemampuan tersebut. Pasalnya, 70 persen pemakai mobil di dunia setiap harinya menggunakan mobil rata-rata 160 km. Kemampuan lainnya, beterai bisa diisi secara cepat, yaitu 30 menit sampai 80 persen.

Pengisian di rumah dengan tegangan 200 volt di Jepang membutuhkan waktu 8 jam. Kondisi tersebut cukup bila mobil digunakan kembali esok hari dengan start di pagi hari.

Performa
Baterai lithium-ion yang digunakan Nissan mampu menghasilkan tenaga 90 kW (120 PS) lebih. Sementara itu motor listriknya menghasilkan tenaga 280 kW dan torsi 280 Nm. Kemampuan ini memastikan Leaf sangat responsif, enak dikebut, dan membuat pengemudinya seperti mengemudikan mobil sport bermesin bensin. Kecepatan tertinggi yang bisa dicapai 140 km/jam.

Ditambahkannya, mobil ini tidak lagi dilengkapi knalpot. Saat dijalankan, mobil tidak menimbulkan suara berisik. Tidak ada emisi atau gas rumah kaca. Lantas, dengan tambahan regenerative brake system (RBS), Leaf menjadi sebuah mobil yang sangat efisien dalam hal konversi energi.

Juga dijelaskan, mobil listrik ini akan dirakit di Oppama, Jepang. Untuk meningkatkan kapasitas produksi, Leaf juga dibuat di Smyrna, Tennesse, Amerikat Serikat.

Sementara itu, baterai lithium-ion diproduksi di Zama, Jepang. Bila permintaan meningkat, kapasitas produksi ditingkatkan dengan mendirikan pabrik di Amerika Serikat, Inggris, dan Portugal. Yang juga sedang dilakukan, studi untuk membangunnya di negara lain.

Mantan PM Jepang
Peluncuran dilakukan bersamaan dengan peresmian markas global baru Nissan di Yokohama. Ghosn mengemudikan Leaf berwarna biru langit ke panggung dengan penumpang mantan Perdana Menteri Jepang, Junichiro Koizumi, plus dua tamu lainnya.

“Hari ini kami merayakan awal bab baru dari kehidupan perusahaan kami,” ungkap Ghosn. Menurutnya, pada 2020, 10 dari kendaraan yang dibuat atau dipasarkan, 1 adalah mobil listrik.

Disewakan
Perusahaan mobil, seperti Toyota dan Volkswagen AG, juga mengumumkan rencana peluncuran mobil listrik dalam beberapa tahun mendatang. Namun, menurut mereka, butuh waktu satu dekade untuk sampai ke kinerja seperti mobil bermesin bensin sekarang ini.

Pasalnya, harga beterai lithiun-ion masih mahal, rentang penggunaannya terbatas dan waktu pengisian yang lama, terutama bila mengandalkan teknologi baterai sekarang ini.

Nissan belum bisa mematok harga Leaf. Hanya dijelaskan, jika harga baterai lithium-ion nantinya makin murah, dipastikan harga mobil ini bisa bersaing dengan mesin bensin.
Karena masih mahal, seperti yang dilakukan oleh Mitsubishi dengan iMiEV-nya dan Toyota dengan Prius plug-in, pada tahap awal, Nissan mempertimbangkan untuk menyewakannya kepada perusahaan atau departemen pemerintah di Jepang.

458 Italia, Supercar Terbaru dan Tercanggih dari Ferrari




MARANELLO, KOMPAS.com — Ferrari memperkenalkan supercar terbarunya, yang diberi label 458 Italia. Mobil ini nantinya akan menggantikan posisi F430. Dari aspek mesin, desain, aerodinamika, pengendalian, instrumentasi, dan ergonomis, 458 total baru. Lebih menarik lagi, teknologi mesin paling canggih dengan efisiensi kerja terbaik dari seluruh produk yang pernah dibuat oleh Ferrari.

Prestasi lain yang ditoreh Ferrari pada mobil ini adalah konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Terakhir ini, tujuannya agar bisa mencapai standar CO2. Padahal, kapasitas dan tenaga yang dihasilkan mesin lebih besar dibandingkan dengan pendahulunya, F340.

Para pengamat menilai, 458 Italia merupakan lompatan besar Ferrari dalam bidang teknologi otomotif, terutama untuk mendapatkan performa dan standar emisi gas buang dalam sejarah perusahaan mobil kebanggaan Italia tersebut.

Sayap aeroelastis
Penampilan 458 Italia sangat berbeda dengan pendahulunya, dinilai lebih kompak dan praktis. Dimensinya: panjang 4.527 mm, lebar 1.937 mm, dan tinggi 1.213 mm. Jarak sumbu roda 2.650 mm.

Hidung mobil dilengkapi dengan sayap kecil aeroelastis yang menghasilkan downforce (daya cengkeram), ketika mobil dikebut habis. Bentuk sayap kecil ini akan berubah sesuai dengan kecepatan mobil. Pada kecepatan, aliran udara ke radiator dikurangi, sekaligus memperkecil hambatan angin. Dengan cara ini, daya cengkeram bisa dihasilkan sampai 140 kg pada kecepatan 200 km/jam.

Kemampuan mesin
Mesin V8 berkapasitas 4,5 liter mampu menghasilkan tenaga 570 PS (425 kW) dan torsi 540 Nm. Dengan tenaga dan torsi sebesar itu, 458 Italia bisa sprint 0–100 km/jam dalam waktu 3,4 detik. Tak kalah mengagumkan, Ferrari bisa sampai kecepatan top, 325 km/jam.

Mesin V8 ini merupakan produk pertama Ferrari yang menggunakan sistem injeksi langsung. Mesin ini dipasang di tengah-belakang. Ciri lain mesin, menggunakan piston kompresi tinggi. Gesekan pada jeroannya juga rendah. Inilah yang membuat mesin Ferrari terbaru ini irit, tetapi responsif dibandingkan F340.

Berdasarkan rilis Ferrari, perbandingan kompresi mesin mencapai 12,5 : 1. Mesin makin mantap kerjanya karena menggunakan poros engkol (kruk as) datar. Hasilnya, tenaga maksimal dihasilkan pada @9.000 rpm. Atau untuk setiap liter mesin menghasilkan 125 PS (94 kW). Sementara itu, torsi dihasilkan pada 6.000 rpm. Sebanyak 80 persen lebih dari torsi tersedia pada putaran 3.250 rpm.

Untuk memindahkan tenaga mesin ke roda, digunakan transmisi 7 kecepatan plus kopling ganda (dual-clutch). Transmisi ini sama dengan yang digunakan pada California.

Menurut Ferrari, kopling ganda dan injeksi langsung menurunkan emisi CO2 menjadi 320 g/km. Konsumsi bahan bakar, 13,7 liter/100 km (7,2 km/liter). Hal ini juga diperoleh berkat turunnya bobot menjadi 1.380 kg karena menggunakan sasis dari aluminium. Distribusi 42 di depan dan 58 di belakang.

Fitur lainnya adalah sistem kontrol traksi dan E-Differential dan F1-Trac. Dengan teknologi, gejala spin bisa dicegah, menjadikan Ferrari benar-benar mantap diajak berakselerasi. Untuk suspensi, depan pakai double wishbone dan belakang multi-link.

Kontrol di setir
Fitur inovatif dan dinilai sangat menarik adalah bentuk setir dan dasbor. Dalam hal ini, Ferrari memanfaatkan teknologi dan pengalamannya di F1. Hasilnya, sistem kontrol mobil bekerja dengan cepat dan presisi. Dijelaskan pula, keputusan Ferrari menggunakan sistem kontrol di setir berdasarkan masukan dari pebalap F1 mereka yang paling sukses, Michael Schumacher.

Dengan menggunakan ECU berkemampuan tinggi untuk mengontrol kerja ABS, jarak pengereman yang dihasilkan, 100–0 km/jam, 32,5 meter.

Dijelaskan pula, segmen konsumen 458 Italia berbeda dengan California. Bila California diciptakan bagi mereka yang menginginkan sportcar serbaguna, 458 Italia bagi mereka yang cuma sekali-kali ingin menguji kemampuannya di trek dan lebih sering sebagai mobil harian.

Kendati sudah diperkenalkan kepada media, 458 Italia akan ditampilkan pertama kali di depan publik di Frankfurt Auto Show September mendatang. Sementara itu, penjualan baru dilakukan awal pertengahan tahun depan.

i-MiEV Dipasarkan Komersil April 2010


TEMPO Interaktif, Jakarta: Mitsubishi Motors Corporation menyingkap versi produksi i-MiEV *1 *2 generasi baru kendaraan listrik pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Tokyo, pekan silam. Mobil ini digambarkan sebagai "pelopor yang akan membuka pintu bagi masyarakat otomotif untuk satu abad mendatang.

Perusahaan, lembaga pemerintah, dan otoritas lokal Jepang akan mendapat kesempatan pertama memiliki i-MiEV akhir Juli 2009. Sebanyak 1.400 unit i-MiEV akan didistribusikan sepanjang tahun fiskal 2009. Mobil-mobil tersebut dibagikan ke perusahaan dan pemerintahan atas dasar sewa berikut perawatannya. Adapun penjualan komersial ke pasar ritel pada April 2010 dan mulai menerima pesanan Juli mendatang.

i-MiEV mewakili kristalisasi kurun waktu 40 tahun pengembangan mobil listrik di Mitsubishi Motors. Produksi i-MiEV dipaparkan sebagai mobil yang sangat ramah lingkungan.solusi terhadap sejumlah tantangan yang dihadapi industri otomotif saat ini seperti polusi lingkungan hidup, pemanasan global, dan ancaman habisnya suplai energi berbasis minyak.

Mitsubishi akan melanjutkan kerjasama yang luas dengan sektor swasta dan publik di Jepang dan luar negeri. Dalam pengembangan infrastruktur untuk mempromosikan kepemilikan mobil listrik.

Spesifikasi i-MiEV

Sistem Kemudi : 2WD (rear-wheel drive)
Dimensi : 3395mm x 1475mm x 1600mm
Wheel base : 2550 mm
Berat (kg) : 1100
Jumlah Penumpang : 4
Konsumsi Energi : 125Wh/km (10-15 mode pola mengemudi)
Daya jelajah : 160km (10-15 mode pola mengemudi)
Tipe Batere : Lithium-ion
Voltase rata-rata : 330V
Kapasitas rata-rata : 16 kWh
Tipe Motor : Sinkron magnet yang permanen
Model : Y4F1
Tenaga maksimal : 47kW (64PS) / 3000 - 6000 rpm
Torsi maksimal : 180 Nm (18.4 kgf-m) / 0 - 2000 rpm

Hulme CanAm, Supercar dari Selandia Baru

Selandia Baru tidak punya pabrik mobil, tapi jika tak ada Mecca yang banyak berpartisipasi melalui arena motorsport, negeri itu tak akan dikenal. Kini, Hulme - sebuah perusahaan yang diambil namanya dari mantan pebalap F1 asal negeri itu, Denny Hulme - lagi mengembangkan supercar bercita-rasa F1.

Jadi pengendara ketika mengemudikan mobil ini mendapatkan pengalaman yang sangat dekat dengan F1. Selain bentuknya, supercar itu hanya dihuni oleh satu orang, yakni sang pengendara. Dan proyek supercar Hulme ini ditargetkan selama lima tahun dan sekarang sudah masuk dalam tahap pengujian.

Didanai oleh Jock Freemantle, seorang pengusaha kaya yang punya ketertarikan sama otomotif, Hulme terus dalam pengembangan sampai mendapatkan hasil yang sempurna. Dalam proyek ini, Hulme dibangun dalam tiga model, termasuk di antaranya varian 'CanAm' yang ekstrem untuk menghormati Denny Hulme yang pernah memenangi dua kali CanAm Championship.

Ketika gambarnya ditampilkan di webside MotorAuthority, mobil tersebut mengusung mesin GM's LS7 V8 dan dilengkapi superchager. Tak heran, kendaraan dengan bobot 1.000 kg ini diklaim punya tenaga mendekati 600 hp (448 kW).

Dua model lainnya, yakni Hulme Spyder dan Hulme F1. Untuk model ini, Hulme lagi memilih pakai mesin apa dan manajemen sudah melakukan pembicaraan dengan sejumlah pabrikan. Termasuk dengan dua pemasok mesin ke F1.

Untuk Hulme Spyder diharapkan pengembangannya tuntas 2010. Saat diperkenalkan nanti, pemakaian sasisnya difokuskan sama dengan Hulme CanAM, termasuk juga model kaca dan penghapus kacanya. Dan perusahaan belum bersedia menerima order sampai pengembangan mobil tersebut dinyatakan sempurna.

Termasuk Hulme F1 yang ternyata akan dibuatkan sebagai kendaraan dengan dua tempat duduk, mendekati mobil umumnya di jalan raya. Dalam proyek pengembangan ketiga model. Hulme bergandengan sama IPO dengan investasi sebesar US$1,3 miliar sampai US$4,8 miliar.

Soal harga, Freemantle mengistimasikan untuk Hulme CanAm sekitar US$390.000. Ditargetkan paling cepat 2010 sudah dilempar ke pasaran.

 
Design by Blogger | New Cars Company